Mata pencaharian suku asmat
Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. suku asmat darat, suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti, ular, kasuari< burung< babi hitan< komodo dll. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1893522-suku-asmat/#ixzz1ozmDlKfD
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1893522-suku-asmat/#ixzz1ozmDlKfD
1. Penduduk daerah pantai dan kepulauan dengan ciri-ciri umum rumah di atas tiang (rumah panggung) dengan mata pencaharian menokok sagu dan menangkap ikan).
2. Penduduk daerah pedalaman yang hidup di daerah sungai, rawa danau dan lembah serta kaki gunung. Umumnya mereka bermata pencaharian menangkap ikan, berburu dan mengumpulkan hasil hutan;
3. Penduduk daerah dataran tinggi dengan mata pencaharian berkebun dan berternak secara sederhana.
Read more: http://aspal-putih.blogspot.com/2011/07/mengenal-suku-asmat-di-papua.html#ixzz1ozovncGx
2. Penduduk daerah pedalaman yang hidup di daerah sungai, rawa danau dan lembah serta kaki gunung. Umumnya mereka bermata pencaharian menangkap ikan, berburu dan mengumpulkan hasil hutan;
3. Penduduk daerah dataran tinggi dengan mata pencaharian berkebun dan berternak secara sederhana.
Read more: http://aspal-putih.blogspot.com/2011/07/mengenal-suku-asmat-di-papua.html#ixzz1ozovncGx
Bahasa suku asmat
Di Papua ini terdapat ratusan bahasa daerah yang berkembang pada kelompok etnik yang ada. Aneka pelbagai bahasa ini telah menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi antara satu kelompok etnik dengan kelompok etnik lainnya. Oleh sebab itu, Bahasa Indonesia digunakan secara rasmi oleh masyarakat-masyarakat di Papua bahkan hingga ke pedalaman.
Di dalam suku asmat juga memiliki bahasa yang khas dan hanya orang daerah tersebut yang tahu . meraka mengunakan bahasa tersebut karna keturunan dari nenek moyang mereka , meskipun sudah beberapa yang sudah mengerti bahsa indonesia tetapi mereka tak ingin bahasa nenek moyang mereka di hilangkan ,
Bahasa suku asmat sangat banyak perannanya selain untuk berkomunikasi juga untung saling bercengkrama dan digunakan pula untuk mendamaikan orang bertikai. Ada banyak bahsa dalam suku asmat , sebuh penelitian mengatakan ratusan suku yang sama memiliki bahasanya sendiri untuk berkomunikasi , makanya jangan heran jika di suatu wilayah terdapat bahasa yang berbeda beda, maka daripada itu harus ada bahasa pemersatu yang familiar, seperti bahasa indonesia, dan banyak dari tetua adat yang sudah mengetahui bahasa indonesia sehingga ada kemungkinan untuk para warganya juga bisa memahaminya tanpa menghilangkan bahasa khas adat mereka ,