Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari beribu-ribu pulau, Berbagai macam suku, adat istiadat dan beragam bahasa yang dimiliki, Dan berbagai situs sersejarah juga terdapat di indonesia, kisah sejarah yang menarik dan sangat banyak sekali pelajaran yang dapat di ambil dalam kehidupan sehari hari, dan karna keaneka ragaman itulah indonesia menjadi salah satu negara kepulauan yang sangat menarik dan memiliki banyak situs wisata yang tersedia di indonesi yang sangat indah,
Selain itu indonesia juga memiliki 5 pulau terbesar yaitu sumatra, sulawesi, jawa, bali dan irian jaya. Disekitar pulau pulau tersebut juga banyak memiliki ribuan pulau yang sangat menarik dan indah untuk dikunjungi, bahkan masih banyak pulau yang beluk terjamah oleh manusia sehingga indonesia banyak memiliki banyak hewan endemik yang ada di indonesia sehingga banyak yang datang ke indonesia hanyak untuk liburan bahkan mempelarjari hewan hewan tersebut.
Indonesia juga memiliki keragaman suku yang sangan unuk dan menarik yang tidak dimiliki oleh negara lainnya dan hanya ada di indonesia, Hanya indonesia pula yang memiliki beragam budaya adat istiadat dan beragam kultur, karna alasan itulah banyak wisatawan mancanegara maupun lokal yang mempelajarinya atau hanya sekadar ingin tahu. Darisitulah indonesia banyak memiliki pemasukan dari devisa yang sangat besar jumlahnya, bahkan sangat membantu masyarakat lokal dekat wisata maupun yang jauh karna bisa menimbulkan peluang usaha menjadi agen travel dan sejenisnya
Rabu, 26 November 2014
Teknologi yang terkait dengan antarmuka Telematika
Sebelum membahas tentang teknologi yang terkait dengan antar muka telematika, ada baiknya terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan antar muka (interface). Pengertianantarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka (interface) adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna.
Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).
- Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
- Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Terdapat 6 macam fitur Teknologi yang terkait antar muka telematika. Fitur-fitur itu antara lain:
1. Head Up Display System(HUD)
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
Teknologi ini pada awalnya digunakan pada bidang militer saja, seperti penggunaan pada pesawat tempur. Kini teknologi Head Up Display (HUD) juga diterapkan oleh industri otomotif di dunia, dan BMW menjadi pabrikan otomotif pertama yang meluncurkan produk massal dengan teknologi HUD di kaca depannya. Teknologi ini tak hanya memberi kenyamanan bagi pengemudi, melainkan juga keselamatan berkendara.
Contoh:
Pada saat mengemudi, seseorang dihadapkan pada banyak hal yang bisa berakibat pada berkurangnya perhatian terhadap situasi lalu-lintas. Umpamanya, pada saat memutar musik, mendengarkan radio, bercakap-cakap dengan penumpang, bahkan ketika pengemudi sekadar mengalihkan pandangannya ke arah dasbor. Perlu waktu satu detik bagi seorang pengemudi untuk melirik indikator kecepatan pada dasbor. Padahal dengan waktu satu detik pula, mobil pada kecepatan 50 kilometer per jam bisa meluncur sejauh 50 kaki.
Fakta lapangan seperti itulah yang mendasari industri otomotif terus berupaya meminimalkan resiko, dengan menciptakan sistem kontrol. Salah satunya, dengan Head-Up Display (HUD), yang memiliki prospek menjanjikan. Itu karena HUD mampu menampilkan informasi penting pada kaca depan, langsung pada area pandang pengemudi, hingga ia tak perlu lagi menunduk atau celingukan mengalihkan pandangannya dari jalan di depannya. Dengan memanfaatkan proyektor laser (laser projector), diharapkan kaca mobil depan nantinya bisa berfungsi sebagai layar monitor yang bisa menampilkan berbagai informasi berguna bagi pengendara.
Tidak sampai di situ, HUD juga diharapkan mampu menjadi alat bantu ketika mengemudi dalam kabut yang tebal atau kegelapan malam. Dengan tambahan beberapa sensor sonar dan kamera night vision, kaca depan mobil nantinya mampu menunjukkan area-area penting dari jalanan yang berada di depan mobil, seperti tepi jalan, rambu, dan objek yang melintas di depannya. Berikut merupakan contoh penggunaan HUD di masa depan.
2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisialGraspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
Sebuah contoh nyata adalah Marmer UI Answering Machine oleh Durrell Uskup (1992). Sebuah kelereng mewakili satu pesan yang ditinggalkan di mesin penjawab. Menjatuhkan marmer ke piring diputar kembali pesan atau panggilan terkait kembali pemanggil.
Contoh lain adalah sistem Topobo. Balok-balok dalam LEGO Topobo seperti blok yang dapat bentak bersama, tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang bisa mendorong, menarik, dan memutar blok tersebut, dan blok dapat menghapal gerakan-gerakan ini dan diulang mereka.
Pelaksanaan lain memungkinkan pengguna untuk membuat sketsa gambar di atas meja sistem dengan pena yang benar-benar nyata. Menggunakan gerakan tangan, pengguna dapat mengkloning gambar dan peregangan dalam sumbu X dan Y akan hanya sebagai salah satu program dalam cat. Sistem ini akan mengintegrasikan kamera video dengan gerakan system pengakuan.
Contoh lain adalah logat, pelaksanaan TUI membantu membuat produk ini lebih mudah diakses oleh pengguna tua produk. 'teman' lewat juga dapat digunakan untuk mengaktifkan interakasi yang berbeda dengan produk.
Beberapa pendekatan telah dilakukan untuk membangun middleware untuk TUI generik. Mereka sasaran menuju kemerdekaan aplikasi domain serta fleksibilitas dalam hal teknologi sensor yang digunakan. Sebagai contoh, Siftables menyediakan sebuah platform aplikasi yang sensitif menampilkan gerakan kecil bertindak bersama-sama untuk membentuk antar muka manusia – computer.
Dukungan kerjasama TUIs harus mengizinkan distribusi spasial, kegiatan asynchronous, dan modifikasi yang dinamis, TUI infrastruktur, untuk nama yang paling menonjol. Pendekatan ini menyajikan suatu kerangka kerja yang didasarkan pada konsep ruang tupel LINDA untuk memenuhi persyaratan ini. Kerangka kerja yang dilaksanakan TUI untuk menyebarkan teknologi sensor pada semua jenis aplikasi dan aktuator dalam lingkungan terdistribusi.
3. Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
Sebagai disiplin teknologi, Computer Vision berusaha untuk menerapkan teori dan model untuk pembangunan sistem visi komputer. Contoh aplikasi dari visi komputer mencakup sistem untuk:
- Pengendalian proses (misalnya, sebuah robot industri atau kendaraan otomatis).
- Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau menghitung orang).
- Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar urutan).
- Modeling benda atau lingkungan (misalnya, inspeksi industri, analisis citra medis atau model topografi).
- Interaksi (misalnya, sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer).
Contoh:
Salah satu yang paling menonjol adalah bidang aplikasi komputer medis visi atau pemrosesan gambar medis. Daerah ini dicirikan oleh ekstraksi informasi dari data gambar untuk tujuan membuat diagnosis medis pasien. Secara umum, data gambar dalam bentuk gambar mikroskop, foto sinar-X, angiografi gambar, ultrasonik gambar, dan gambar tomografi. Contoh informasi yang dapat diekstraksi dari data gambar tersebut mendeteksi tumor, arteriosclerosis.Ini juga dapat organ pengukuran dimensi, aliran darah, dll daerah Aplikasi ini juga mendukung penelitian medis dengan menyediakan informasi baru, misalnya, tentang struktur otak, atau tentang kualitas perawatan medis.
4. Browsing Audio Data
Browsing Audio Data Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut ; Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP. Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi. Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.
Contoh:
Web browser adalah Mozilla Firefox, Internet aexplorer, Opera, Chrome, dll. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Internet telah didefinisikan kembali berbagai bidang hiburan, khususnya, yaitu musik. Hari ini, real-time Internet Real audio streaming musik dan MP3 secara teratur dinikmati oleh jutaan pendengar. Makalah ini menyajikan multimedia yang berpusat manusia audio (audio informasi) sistem pencarian melalui jaringan komputer.
5. Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan.Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
Contoh:
Aplikasi perawatan kesehatan. dalam metode perawatan kesehatan domain, bahkan di bangun meningkatkan teknologi pengenalan suara (transcriptionist medis (MTs) belum menjadi ibunya.
6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistemtext to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
Contoh:
sebuah sistem text-to-speech (TTS) yang dapat mengkonversikan teks dengan bahasa biasa menjadi suara. Program TTS yang jelas dapat membantu orang dengan gangguan visual atau ketidakmampuan membaca, untuk mendengarkan pada pekerjaan yang tertulis dalam komputer. Banyak Sistem Operasi komputer yang telah dimasukkan speech synthesizer sejak tahun 1980-an
Seputar Kampus
Kemungkinan besar masyarakat masih banyak yang belum mengenal Universitas Gunadarma seperti apa, tetapi bagi seorang mahasiswa baik mahasiswa gunadarma maupun bukan mahasiswa gunadarma sudah mengenal universitas gunadarma. Universitas gunadarma adalah sebuah perguruan tinggi swasta terbesar yang ada di indonesia. bukan itu saja Universitas Gunadarma adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang memiliki peringkat pertama sebuah universitas swasta yang ada di indonesia, gunadarma sering disebut sebagai perguruan tinggi kelas dunia (world class university of indonesia).
Kampus Kegiatan perkuliahan Universitas Gunadarma dilaksanakan di 14-kampus yaitu :
Kampus A
- Kampus Kenari
- Jalan Kenari 3 Nomor. 33
- Kelurahan Kenari, Kelurahan Senen, * Kota Jakarta Pusat 10430
- Jakarta, Indonesia
- Telepon: (62-21) 3193 0220
- Faksimili: (62-21) 3193 0226
Kampus B
- Kampus Salemba Bluntas
- Jalan Salemba Bluntas Nomor. 2
- Kelurahan Paseban, Kelurahan Senen
- Kota Jakarta Pusat 10440
- Jakarta, Indonesia
- Telepon: (62-21) 3190 2322
Kampuc C
- Kampus Salemba
- Jalan Salemba Raya Nomor. 53
- Kelurahan Paseban, Kelurahan Senen
- Kota Jakarta Pusat 10440
- Jakarta, Indonesia
- Telepon: (62-21) 390 6518
- Faksimili: (62-21) 315 0941
Kampus D
- Kampus Depok
- Jalan Margonda Raya Nomor. 100
- Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji
- Kota Depok 16424
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 7888 1112
- Kampus D juga menyediakan loket BAAK, atau biro administrasi kampus yang bertugas memberikan informasi seputar kegiatan dan kehidupan Mahasiswa, seperti : pengurusan surat, penugasan skripsi, pengerjaan administrasi, serta ruang BPLK (Badan Pengelola Lingkungan Kamus Universitas) untuk mengurus peminjaman ruang/tempat di lingkungan kampus.
Kampus E
- Kampus Kelapa Dua
- Jalan Akses Kelapa 2
- Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis
- Kota Depok 16951
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 871 0561
- Faksimili: (62-21) 872 7541
Kampus G
- Kampus Laboratorium Kelapa Dua
- Jalan Akses Kelapa 2
- Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis
- Kota Depok 16951
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 872 7539
- Faksimili: (62-21) 872 7540
Kampus H
- Kampus Laboratorium Kelapa Dua
- Jalan Akses Kelapa 2
- Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis
- Kota Depok 16951
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
Kampus H2
- Kampus Simatupang
- Jalan Tahi Bonar Simatupang Kavling. 38
- Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak
- Kota Jakarta Selatan 12640
- Jakarta, Indonesia
- Telepon: (62-21) 780 1923
Kampus J1
- Kampus J1
- Jalan Kiai Haji Noer Ali (Ex. Mall Duta Plaza)
- Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan
- Kota Bekasi 17144
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 8886 0117
- Faksimili: (62-21) 8886 0118
Kampus J2
- Kampus Kalimalang
- Jalan Kiai Haji Noer Alie (Dekat Kolam Renang Jakasampurna)
- Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat
- Kota Bekasi 17144
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 8885 2752
- Faksimili: (62-21) 8895 4184
Kampus J3
- Kampus Kalimas
- Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang
- Ruko Plaza Kalimas Blok D
- Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu Bekasi Timur
- Kota Bekasi 17113
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 8835 7935
Kampus J4/K
- Kampus Kemang Pratama
- Jalan Raya Kemang Pratama Blok MM Nomor. 21
- Kecamatan Kemang Pratama Bekasi Barat, Bekasi
- Kota Bekasi
- Provinsi Jawa Barat, Indonesia
- Telepon: (62-21) 8242 3178
Kampus J5
- Kampus Cakung
- Jalan Sentra Primer Baru Timur (Tol Cakung)
- Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung
- Kota Jakarta Timur 13910
- Jakarta, Indonesia
Kampus L
- Kampus Cengkareng
- City Resort Boulevard
- Jalan Raya Kamal Outring Nomor. 75
- Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng
- Kota Jakarta Barat 11730
- Jakarta, Indonesia
- Telepon: (62-21) 5694 4915
- Faksimili: (62-21) 5049 7890
Kampus M
- Kampus Karawaci
- Jalan Danau Kelapa Dua (Sebelah Kompleks Islamic Village)
- Kelurahan Karawaci, Kecamatan Karawaci
- Kota Tangerang 15001
- Provinsi Banten, Indonesia
- 12-ruang di kampus A.
- 19-ruang di kampus B dan C.
- 18-ruang di kampus D.
- 55-ruang di kampus E.
- 39-ruang di kampus G.
- 29-ruang di Kampus L.
- 24-ruang di kampus J.
Universitas Gunadarma dimasa depan akan memiliki sebuah gedung perkuliahan, dan memiliki desain yang sangat modern dan megah. gedung perkuliahan ini adalah salah satu sebuah desain gedung perkuliahan yang memiliki desain nan megah diantara gedung lainnya. gedung ini masih dalam tahap pembanguna. gedung ini adalah gedung kampus D uiversitas gunadarma yang ada dekat stasiun krl pondok cina
TELEMATIKA
Berdasarkan buku dan informasi yang saya cari bahwa “Telematika” bukan merupakan bahasa yang berasal dari bahasa indonesia, Melainkan adalah bahasa Perancis yaitu“ TELEMATIQUE” yang memiliki defenisi bertemunya suatu sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Telematika ini lebih dekat dengan hakekat CYBERSPACE sebagai suatu sistem yang lahir dari perkembangan dan konvergensi dengan telekomunikasi, media dan informatika. Para praktisi juga mengatakan bahwa telematika merupakan wujud dari perpaduan konsep computing dan communication. Kesimpulannya telematika merupakan komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi ke satu arah, maupun timbal balik, dengan menggunakan sistem digital.
Perkembangan Telematikan di indonesia, Telematika banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televisi, radio, dan media lainnya, dan juga sistem pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS. Pada penerapannya, Telematika menggunakan suatu teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian pada objek jarak jauh.
Untuk indonesia sendiri, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi dimasyarakat, meliputi:
- · Periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-ansampai dengan akhir 1980-an, perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, membuat indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika. Pada tahu 1980-an jaringan telepon, saluran televisi nasional, stasium radio nasional dan internasional dan komputer mulai dikenal indonesia masih terbatas.
- · Periode kedua tahun 1990-an jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri. Teknologi telematika mulai dikenal masyarakat indonesia seperti radio, televisi, telepon dan lainnya.tetapi pada periode ini mengalami kerusuhan pada bulan mei 1998.
- · Pada periode ini pemerintah mulai serius dalam menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan presiden No. 50 Tahun 2000 tentang tim koordinasi telematika indonesia(TKTI). Mulai di periode inilah masyarakat indonesia lebih mengerti dalam pemakaian telematika.
Tren telematika dimassa depan, mengupayakan peningkatan pemanfaatan telematika secara optimal dimasa depan agar tercapai jika tersedia ragam aplikasi dan konten yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan konsumen. Dan pada akhirnya era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi adanya teknologi manusia akan mendukung berkembangnyan sehingga akan ada harapan tentang masa depan telematika yang baik.
Langganan:
Postingan (Atom)